Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Siapkan 118 Shuttle dan Bagi Rute Penonton

Table of Contents


RNN.com - 
MATARAM – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mematangkan pengaturan arus kedatangan penonton MotoGP Mandalika 2026. Melalui Direktorat Lalu Lintas, kepolisian menyiapkan skema perjalanan berdasarkan kategori tiket, jalur akses, serta lokasi parkir untuk mengurai kepadatan kendaraan menuju Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah.

Langkah ini dilakukan agar pergerakan penonton selama ajang balap internasional tersebut berlangsung lebih tertib. Pembagian akses diharapkan dapat mencegah kendaraan menumpuk pada satu pintu masuk, terutama saat lonjakan kedatangan menjelang balapan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan, penonton perlu mengetahui jalur yang sesuai dengan kategori tiket sebelum melakukan perjalanan. Perbedaan akses tersebut juga menentukan lokasi parkir dan fasilitas transportasi lanjutan yang dapat digunakan.

Bagi pemegang tiket Grandstand A, B, C, dan H yang menggunakan gelang akses merah, perjalanan diarahkan dari Bundaran Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menuju Jalan Bypass BIL–Mandalika. Penonton kemudian diminta menuju area Parkir Timur atau Awang untuk melanjutkan perjalanan menggunakan shuttle bus ke kawasan grandstand.

Sementara itu, penonton Grandstand E dan G dengan gelang biru diarahkan mengikuti jalur serta titik parkir yang telah ditetapkan bagi kategori tersebut. Pengunjung diimbau memperhatikan rambu dan instruksi petugas agar tidak salah mengambil jalur.

Adapun pemegang tiket Grandstand I, J, dan K yang memiliki gelang hijau akan diarahkan melalui jalur Sengkol dari Bundaran BIZAM. Kendaraan selanjutnya menuju area parkir yang disiapkan di sekitar Hotel Pullman Mandalika. Dari lokasi tersebut, penonton dapat menggunakan shuttle untuk melanjutkan perjalanan ke sirkuit.

Menurut Mohammad Kholid, pembagian jalur berdasarkan kategori penonton merupakan bagian dari upaya mendistribusikan arus kendaraan. Dengan demikian, lalu lintas menuju kawasan Mandalika diharapkan tidak terkonsentrasi pada satu ruas atau titik parkir.

Untuk mendukung mobilitas pengunjung, panitia menyiapkan total 118 kendaraan shuttle. Armada tersebut terdiri atas 60 bus sedang yang melayani Gate 1, 22 bus sedang untuk Gate 2, dan 32 bus sedang untuk Gate 3. Selain itu, empat kendaraan Hiace dialokasikan untuk layanan B360.

Polda NTB juga akan menempatkan personel lalu lintas dan pengamanan di sejumlah lokasi strategis, mulai dari persimpangan menuju Mandalika hingga akses parkir dan jalur operasional shuttle. Petugas bertugas mengarahkan kendaraan sekaligus membantu penonton mengikuti skema perjalanan yang telah ditentukan.

Mohammad Kholid mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan kendaraan pribadi memasuki area yang bukan diperuntukkan sebagai tempat parkir umum. Pengendara juga diminta menghindari parkir sembarangan karena berpotensi menghambat arus lalu lintas dan pergerakan kendaraan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal, memeriksa kategori tiket sebelum berangkat, menggunakan lokasi parkir yang telah ditentukan, serta memanfaatkan fasilitas shuttle bus. Ikuti petunjuk petugas dan jangan memarkir kendaraan di sembarang tempat,” ujarnya.

Ia menambahkan, informasi mengenai rekayasa lalu lintas perlu terus diperhatikan karena pengaturan di lapangan dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi selama kegiatan berlangsung.

Polda NTB mengajak penonton dan masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kelancaran akses menuju sirkuit dengan mematuhi arahan petugas. Kedisiplinan pengguna jalan dinilai penting agar pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026 berjalan aman dan tertib, sekaligus memberikan pengalaman positif bagi wisatawan yang berkunjung ke Nusa Tenggara Barat.(red)

GJI