Maulid Semarak di 1.447 Masjid, Bupati Lombok Timur Soroti Pelayanan Publik dan Pembangunan Jalan

Table of Contents

RNN.com - 
LOMBOK TIMUR — Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menunjukkan kuatnya kehidupan keagamaan masyarakat Kabupaten Lombok Timur. Tahun ini, peringatan Maulid digelar secara meriah di sekitar 1.447 masjid yang tersebar di berbagai wilayah.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyebut tingginya partisipasi masyarakat dalam menyambut Maulid Nabi merupakan cerminan kuatnya nilai keagamaan sekaligus kebersamaan yang telah mengakar di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Gunung Malang, Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Selasa (15/9/2026).

Menurut Haerul Warisin, berbagai persiapan yang dilakukan masyarakat untuk menyukseskan peringatan Maulid dilakukan dengan kesadaran bersama, meskipun membutuhkan dukungan biaya dan tenaga yang tidak sedikit.

Tradisi tersebut, kata dia, menjadi salah satu gambaran nyata kehidupan sosial masyarakat Lombok Timur yang selama ini dikenal dengan sebutan Kabupaten Seribu Masjid. Semarak kegiatan keagamaan dinilai bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan kepedulian antarwarga.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengingatkan agar Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai yang diwariskan Rasulullah SAW, terutama terkait akhlak, kepemimpinan, kepedulian, dan semangat membangun kebersamaan, diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mempertahankan budaya gotong royong serta berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Selain membahas kehidupan keagamaan, Haerul Warisin turut menyampaikan kabar mengenai rencana pembangunan infrastruktur di wilayah Tirtanadi. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memastikan pembangunan segmen Jalan Tirtanadi yang menghubungkan kawasan tersebut menuju Anggaraksa akan diusulkan melalui APBD Perubahan 2026.

Pembangunan jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, membuka akses yang lebih baik, sekaligus memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar jalur tersebut.

Dalam kunjungan yang sama, Bupati juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan kesehatan. Ia meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan tenaga kesehatan yang dinilai tidak memberikan pelayanan sebagaimana mestinya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp125 miliar untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Karena itu, anggaran tersebut harus benar-benar memberikan manfaat dan diikuti pelayanan yang maksimal dari para petugas.

"Kalau ada petugas kesehatan yang tidak melayani Bapak dan Ibu dengan baik, tolong laporkan. Pemerintah daerah sudah berjuang keras menyiapkannya lewat anggaran Rp125 miliar untuk masyarakat," kata Haerul Warisin.

Ia menegaskan tidak boleh ada petugas yang mengabaikan kewajiban dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial. Baznas Lombok Timur menyerahkan bantuan sebesar Rp4 juta yang ditujukan bagi anak yatim piatu dan warga lanjut usia.

Sementara itu, pemerintah daerah turut memberikan bantuan secara simbolis sebesar Rp30 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Nurul Hidayah.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu keberlanjutan pembangunan rumah ibadah sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.(win)

GJI