Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Pantai Labuan, Polisi Tegaskan Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1
RNN.com - PANDEGLANG – Warga pesisir Kampung Nelayan 1, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang mengapung di kawasan pantai pada Minggu (27/9) sekitar pukul 18.10 WIB.
Jasad tersebut pertama kali diketahui warga yang tengah berada di sekitar pesisir untuk mengambil jemuran ikan asin. Setelah melihat tubuh manusia mengapung di tepi pantai, warga kemudian melaporkan temuan itu kepada masyarakat sekitar.
Proses evakuasi selanjutnya dilakukan bersama oleh warga dan personel Polres Pandeglang. Setelah dievakuasi, identitas korban diketahui sebagai JN (55), warga Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, informasi dari pihak keluarga mengungkap bahwa korban sudah beberapa hari tidak berada di rumah. Sebelum pergi, JN sempat menyampaikan kepada keluarganya bahwa dirinya hendak pergi memancing.
Polisi memastikan temuan jasad tersebut tidak berhubungan dengan insiden hilang kontak Kapal Arupadhatu 1 di Perairan Selat Sunda. Korban diketahui merupakan warga Jiput yang sebelumnya meninggalkan rumah untuk memancing.
“Berdasarkan keterangan keluarga, korban adalah JN, warga Kecamatan Jiput, yang sebelumnya berpamitan untuk pergi memancing. Tidak ada keterkaitan dengan peristiwa hilang kontak Kapal Arupadhatu 1,” kata Maruli.
Setelah proses identifikasi dan komunikasi dengan keluarga, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menyampaikan penolakan terhadap tindakan autopsi.
Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.(red)
