Lanud Roesmin Nurjadin Ingatkan Warga: Jangan Terbangkan Drone di Lokasi Karhutla

Table of Contents

RNN.com -
PEKANBARU — Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin meminta masyarakat tidak menerbangkan drone di sekitar wilayah yang tengah dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Larangan tersebut disampaikan untuk mencegah terjadinya gangguan terhadap operasi udara yang saat ini dikerahkan dalam penanganan karhutla.

Sejumlah armada udara tengah digunakan untuk mendukung upaya penanggulangan kebakaran, termasuk helikopter untuk pemantauan kondisi lapangan, patroli udara, hingga misi water bombing. Aktivitas penerbangan tersebut membutuhkan ruang udara yang aman dan terbebas dari objek lain yang berpotensi mengganggu jalur operasi.

Lanud Roesmin Nurjadin menilai drone menjadi salah satu risiko yang perlu diantisipasi. Perangkat tersebut dapat sulit terdeteksi dari kokpit, sementara pergerakannya yang tidak terkoordinasi berpotensi memasuki jalur terbang helikopter.

Apabila terjadi pertemuan antara drone dan pesawat dalam satu ruang udara, dampaknya dapat membahayakan pilot maupun awak pesawat. Selain itu, gangguan tersebut berpotensi menghambat proses pemantauan titik api maupun kegiatan pemadaman dari udara.

Masyarakat yang ingin mengambil gambar atau video karhutla juga diminta mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan. Dokumentasi dari udara menggunakan drone sebaiknya tidak dilakukan di area yang sedang menjadi lokasi operasi Satgas Udara.

Lanud Roesmin Nurjadin juga mengingatkan bahwa penggunaan ruang udara memiliki ketentuan hukum. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Pasal 421 mengatur sanksi bagi pihak yang membuat halangan atau melakukan kegiatan lain di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) yang membahayakan keselamatan penerbangan. Pelanggaran tersebut dapat dikenai pidana penjara paling lama tiga tahun atau denda maksimal Rp1 miliar.

Karena itu, masyarakat diimbau memberikan ruang bagi personel dan armada udara yang sedang menjalankan misi penanganan karhutla. Lanud Roesmin Nurjadin menegaskan keselamatan penerbangan harus menjadi perhatian bersama agar seluruh operasi pemadaman dan pemantauan dapat berlangsung tanpa gangguan.

“Jangan sampai aktivitas dokumentasi justru menimbulkan risiko bagi operasi udara. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keselamatan ruang udara agar Satgas Udara dapat menjalankan tugas penanganan karhutla secara optimal,” demikian imbauan Lanud Roesmin Nurjadin.(red)

GJI