Kabag Kesra Lombok Timur: Penyaluran Bantuan Sosial Disesuaikan Kebutuhan, Distribusi Semen untuk Rumah Ibadah Capai 90 Persen

Table of Contents


RNN.com - 
Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial yang berada di bawah kewenangannya tidak menggunakan sistem kuota maupun target penerima. Seluruh bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat serta permohonan yang diajukan sesuai mekanisme yang berlaku, Senin (03/08/2026).

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesra Setda Lombok Timur, Jamali, saat memberikan keterangan kepada awak media.

Menurutnya, berbeda dengan Dinas Sosial yang memiliki berbagai program bantuan terstruktur hingga tingkat desa, Bagian Kesra menjalankan pola pelayanan yang bersifat responsif terhadap permohonan masyarakat.

"Di Kesra tidak ada ketentuan jumlah penerima ataupun target tertentu. Bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan dan situasi yang ada. Sifat pelayanan kami lebih pasif, artinya bantuan diproses ketika ada permohonan yang masuk serta disposisi dari pemerintah daerah," jelas Jamali.

Ia menerangkan bahwa sasaran penerima bantuan tidak dibagi secara merata, melainkan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masyarakat yang mengajukan bantuan.

Selain menjelaskan mekanisme bantuan sosial, Jamali juga memaparkan perkembangan program bantuan semen yang diperuntukkan bagi pondok pesantren, masjid, dan musala di Lombok Timur.

Ia menyebutkan, alokasi bantuan semen dari program Bupati Lombok Timur mencapai 12.176 sak. Hingga pekan lalu, sekitar 10 ribu sak telah disalurkan kepada para penerima manfaat.

"Dari total 12.176 sak, yang masih tersisa sekitar 2.049 sak. Artinya kurang lebih 90 persen bantuan sudah didistribusikan," ungkapnya.

Di samping bantuan yang berasal dari program Bupati, terdapat pula alokasi bantuan semen melalui aspirasi anggota DPRD dengan jumlah mencapai 10.976 sak. Penyaluran bantuan dari jalur legislatif tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada triwulan ketiga tahun ini.

Jamali menjelaskan bahwa distribusi bantuan semen dilakukan secara bertahap dalam tiga segmen atau triwulan. Pada tahap awal, realisasi penyaluran mencapai sekitar 25 persen, kemudian meningkat hingga lebih dari 40 persen pada tahap berikutnya.

Ia optimistis seluruh proses distribusi bantuan semen akan rampung sesuai jadwal, yakni sekitar September hingga Oktober 2026.

Dengan mekanisme tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan mampu mendukung pembangunan maupun perbaikan sarana ibadah yang menjadi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.(red)

GJI