Aspirasi Warga Kalijaga Timur Didengar, Pemkab Lotim Siapkan Perbaikan Jalan Bagek Nyaka-Karleko

Table of Contents

RNN.com - 
Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur membuka peluang percepatan perbaikan ruas jalan Bagek Nyaka-Karleko setelah warga Kalijaga Timur menyampaikan aspirasi secara langsung di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (20/8/2026).

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, turun langsung menemui warga untuk mendengarkan keluhan terkait kondisi jalan yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah. Kehadirannya sekaligus menjadi respons pemerintah daerah atas tuntutan masyarakat Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel.

Edwin mengatakan ruas jalan tersebut menjadi perhatian pemerintah karena memiliki peran penting sebagai jalur aktivitas dan pergerakan ekonomi masyarakat. Awalnya, penanganan jalan itu direncanakan masuk dalam program prioritas tahun 2027.

Namun, menyusul aspirasi yang disampaikan masyarakat, pemerintah daerah akan mengupayakan agar anggaran perbaikan dapat dibahas melalui APBD Perubahan tahun 2026.

Apabila mendapat persetujuan dan ditetapkan bersama DPRD Lombok Timur, pengerjaan jalan jurusan Bagek Nyaka-Karleko diharapkan dapat segera dilaksanakan.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati yang didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR serta Kepala Bakesbangpoldagri mengajak masyarakat untuk ikut mengawal proses pembahasan anggaran hingga rencana perbaikan benar-benar terealisasi.

“Mari kita kawal bersama saat pembahasan APBD Perubahan. Harapannya, tahun ini jalan yang rusak sudah bisa ditangani sesuai harapan masyarakat,” ujar Wakil Bupati.

Sebelumnya, sejumlah warga Kalijaga Timur mendatangi Kantor Bupati Lombok Timur untuk menuntut adanya penanganan terhadap jalan Bagek Nyaka menuju Karleko. Mereka datang bersama Kepala Desa Kalijaga Timur, Camat Aikmel, serta mendapat pendampingan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Berdasarkan data yang disampaikan warga, total ruas jalan di wilayah Kalijaga Timur yang mengalami kerusakan berat mencapai sekitar 9 kilometer. Sementara panjang jalan rusak yang berada di wilayah Desa Kalijaga Timur diperkirakan mencapai 3 kilometer.

Menanggapi komitmen pemerintah daerah, masyarakat menyatakan siap ikut menjaga dan merawat infrastruktur tersebut setelah perbaikan dilakukan. Warga berharap rencana percepatan pembangunan jalan itu dapat segera diwujudkan agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat tidak lagi terganggu oleh kondisi jalan yang rusak.(win)

GJI