Lombok Timur Tumbuh 7 Persen, Bupati Tekankan Pentingnya Data Ekonomi yang Akurat
RNN.com - Lombok Timur — Kabupaten Lombok Timur mencatatkan capaian positif di bidang ekonomi. Di tengah tantangan ekonomi nasional dan dinamika global, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur disebut mampu mencapai angka 7 persen di luar sektor tambang.
Capaian tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Yayasan Shirotul Khair Ambung di Masbagik Timur, Sabtu (6/6/2026).
Bupati menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Lombok Timur menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Lombok. Berbeda dengan Kabupaten Sumbawa Barat yang pertumbuhan ekonominya terdorong oleh sektor industri dan smelter emas PT Amman Mineral, perekonomian Lombok Timur justru banyak ditopang oleh sektor pertanian.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian masih memegang peranan penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat Lombok Timur.
Sejalan dengan itu, Bupati mengajak masyarakat untuk memberikan data yang benar kepada petugas BPS ketika dilakukan pendataan ekonomi. Ia menegaskan, kejujuran masyarakat dalam menyampaikan kondisi ekonomi keluarga sangat dibutuhkan agar pemerintah dapat menyusun kebijakan secara tepat sasaran.
Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam memetakan kondisi ekonomi masyarakat, termasuk jumlah warga miskin ekstrem, miskin, hingga masyarakat yang sudah tergolong mampu. Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak memberikan informasi yang dibuat-buat atau tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Selain menyinggung sektor ekonomi, Bupati juga menyoroti pentingnya pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan daerah. Ia menyebut, Lombok Timur memiliki banyak lembaga pendidikan, baik sekolah negeri, swasta, maupun lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren.
Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi kepada para ulama dan Tuan Guru yang selama ini terus berperan aktif membangun dan mengembangkan pendidikan di tengah masyarakat. Menurutnya, kontribusi para tokoh agama sangat besar dalam menciptakan generasi yang lebih baik di masa depan.
Ia menambahkan, Pemerintah Daerah Lombok Timur terus berupaya memperjuangkan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan. Hal tersebut dilakukan mengingat jumlah sekolah di Lombok Timur sangat banyak, termasuk untuk tingkat SMP dan Madrasah Tsanawiyah sederajat yang mencapai ratusan lembaga.
Pemerintah pusat, lanjutnya, juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui program revitalisasi sekolah. Di Lombok Timur, sejumlah pondok pesantren yang mengajukan proposal bantuan juga telah mendapatkan dukungan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan gedung baru Yayasan Shirotul Khair Ambung, Bupati menyatakan akan membantu penyaluran semen untuk kebutuhan pembangunan yayasan tersebut.
Kegiatan peletakan batu pertama itu turut dihadiri Baznas Provinsi NTB, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, PCNU Kabupaten Lombok Timur, pengurus Yayasan Shirotul Khair Ambung, para Tuan Guru, kepala desa, serta masyarakat setempat.(win)
