Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan pembinaan yang nyata bagi generasi muda dan masyarakat.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, disiplin, serta jiwa kepemimpinan anak-anak muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan organisasi tersebut sejak masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.
“Pramuka menjadi tempat pembentukan mental dan karakter generasi muda. Karena itu saya berharap pengurus yang baru mampu bekerja aktif, memberikan pembinaan yang baik, dan membawa organisasi ini semakin maju,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjadikan Pramuka sebagai organisasi yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Para pengurus diminta tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTB, Fathul Ghani, memberikan apresiasi terhadap kekompakan dan perkembangan Gerakan Pramuka di Lombok Timur. Ia menilai Lombok Timur menjadi salah satu daerah dengan tingkat partisipasi dan keaktifan anggota yang sangat baik di Provinsi NTB.
Ia juga memuji keberhasilan Lombok Timur saat menjadi tuan rumah pelaksanaan Jambore Daerah NTB yang dinilai berjalan sukses dan mendapat respons positif dari berbagai pihak.
Dalam arahannya, Ketua Kwarda NTB meminta agar kepengurusan baru mampu menyelaraskan program kerja Pramuka dengan arah pembangunan daerah, terutama dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, jajaran Kwartir Daerah NTB, Mabicab Gerakan Pramuka Lombok Timur, para Ketua Kwartir Ranting se-Lombok Timur, hingga pengurus Dewan Kerja Cabang dan Dewan Kerja Ranting Gerakan Pramuka.(win)