Bupati Lotim Ingatkan Kepala Desa: Jabatan Boleh Berakhir, Pengabdian Jangan Pernah Usai

Table of Contents

RNN.com - 
Lombok Timur – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menegaskan bahwa berakhirnya masa jabatan bukan berarti berakhir pula tanggung jawab moral untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikannya saat melantik 87 Penjabat (Pj.) Kepala Desa se-Kabupaten Lombok Timur di Pendopo Bupati, Rabu (13/5/2026).

Dalam arahannya, Bupati menilai pergantian kepemimpinan merupakan proses yang wajar dalam pemerintahan. Menurutnya, seluruh pejabat, mulai dari kepala desa hingga pejabat negara, pada akhirnya akan memasuki masa purna tugas. Namun demikian, semangat membangun daerah dan membantu masyarakat tidak boleh berhenti hanya karena masa jabatan telah selesai.

Ia mengapresiasi para kepala desa yang telah menuntaskan tugas dan pengabdian mereka selama ini. Dedikasi yang diberikan untuk memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat disebutnya sebagai bentuk pengabdian yang patut dihargai. Bupati berharap kontribusi yang telah diberikan menjadi amal baik yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan komunikasi dan silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para mantan pejabat desa. Menurutnya, pengalaman dan pemikiran mereka tetap dibutuhkan dalam mendukung pembangunan daerah.

Kepada para Pj. Kepala Desa yang baru dilantik, Bupati meminta agar amanah jabatan dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan kepentingan masyarakat. Ia juga membuka ruang komunikasi agar pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah apabila terdapat persoalan yang membutuhkan perhatian khusus, terutama terkait kesejahteraan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti pentingnya pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Ia meminta seluruh jajaran desa aktif melakukan pendataan ulang agar masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial tidak terlewat akibat kesalahan administrasi. Program Desa Berdaya juga menjadi salah satu fokus yang diharapkan mendapat perhatian serius dari pemerintah desa.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar para pemimpin desa mampu meninggalkan teladan kepemimpinan yang baik. Ia menekankan bahwa setelah terpilih dan menjabat, seorang pemimpin harus melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.

Menjelang akhir sambutannya, ia meminta para kepala desa memanfaatkan sisa waktu masa tugas untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ada di desa masing-masing. Ia juga menegaskan pentingnya perlindungan kerja bagi aparatur desa, sehingga seluruh kepala desa hingga kepala lingkungan diwajibkan terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan pelantikan tersebut turut dirangkaikan dengan sosialisasi Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Desa oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan. Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan simbolis manfaat BPJS Ketenagakerjaan dan santunan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada sejumlah penerima manfaat.

Acara itu dihadiri Sekretaris Daerah, jajaran kepala OPD, pihak BPJS Ketenagakerjaan, para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Lombok Timur.(win)

GJI