Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci, Lombok Timur Tunjukkan Deretan Prestasi di Hari Otda ke-30
RNN.com - Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 dengan menggelar upacara di halaman Kantor Bupati pada Senin (27/4/2026). Upacara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Muhammad Juaini Taufik, yang membacakan sambutan resmi dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Dalam pidato yang disampaikan, Mendagri menekankan bahwa pelaksanaan otonomi daerah harus mampu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, seluruh kebijakan daerah tetap harus berjalan selaras dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menindaklanjuti pesan tersebut, Sekda Lombok Timur memaparkan sejumlah capaian yang diraih daerahnya. Ia menyebutkan bahwa Lombok Timur kini berada pada posisi keempat terbaik dalam indeks pembangunan di wilayah Nusa Tenggara Barat. Selain itu, pertumbuhan ekonomi daerah pada akhir 2025 mencapai 4,93 persen, menjadikannya salah satu yang tertinggi di provinsi tersebut.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi faktor utama dalam mendorong kemajuan berbagai sektor pembangunan.
Tak hanya itu, Lombok Timur juga mencatat berbagai prestasi di tingkat nasional dan regional. Di antaranya penghargaan sebagai daerah terbaik dalam percepatan digitalisasi, kinerja unggul Tim Pengendalian Inflasi Daerah, hingga keberhasilan dalam pengelolaan keuangan daerah yang inklusif pada tahun 2025. Bahkan, kepala daerah Lombok Timur saat ini disebut tengah mengikuti tahap akhir penilaian dalam ajang penghargaan keuangan kreatif dari Kementerian Dalam Negeri.
Sekda menambahkan bahwa berbagai insentif dan penghargaan yang diperoleh akan dimasukkan ke dalam kas daerah dan digunakan untuk mendukung pembangunan. Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah daerah atas kontribusinya, termasuk dalam mendorong penerapan sistem pembayaran digital.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga inovasi dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah. Semangat otonomi daerah, menurutnya, harus menjadi landasan dalam mewujudkan visi pembangunan nasional ke depan.(win)

