RNN.com -
Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengambil langkah sigap untuk mengatasi kelangkaan LPG 3 kilogram yang sempat dikeluhkan warga dalam beberapa hari terakhir. Melalui koordinasi langsung dengan
Pertamina, tambahan pasokan gas subsidi mulai didistribusikan sejak Senin (6/4/2026).
Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik, menyampaikan bahwa pemerintah daerah segera merespons kondisi tersebut dengan memperkuat suplai dan memperbaiki sistem distribusi di lapangan.
Ia menjelaskan, jumlah distribusi yang sebelumnya berada di kisaran 35.000 tabung kini ditingkatkan dengan tambahan sebanyak 24.480 tabung. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kelangkaan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Selain penambahan kuota, pemerintah daerah juga melakukan evaluasi pola penyaluran agar lebih efektif dan tepat sasaran, sehingga gas subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Pada tahap awal, distribusi tambahan difokuskan ke empat kecamatan yang paling terdampak, yaitu Pringgasela, Lenek, Aikmel, dan Wanasaba. Keempat wilayah tersebut dinilai memiliki tingkat kebutuhan yang paling tinggi dibandingkan daerah lainnya.
Pemerintah daerah juga telah menjalin komunikasi dengan seluruh kecamatan di Lombok Timur. Namun, penyaluran awal diprioritaskan pada wilayah yang paling membutuhkan agar dampaknya bisa segera dirasakan masyarakat.
Lebih lanjut, Sekda turut mengapresiasi peran aktif masyarakat dan media dalam memberikan informasi terkait kondisi di lapangan. Menurutnya, masukan tersebut sangat membantu pemerintah dalam menentukan langkah penanganan yang lebih tepat.
Dengan adanya tambahan pasokan ini, pemerintah berharap distribusi LPG 3 kilogram dapat kembali normal dalam waktu dekat dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.(win)