Beranda
Kloter Perdana Haji 2026 Dilepas, Ratusan Jemaah Lombok Timur Awali Perjalanan ke Tanah Suci
Prosesi pemberangkatan berlangsung pada Selasa dini hari (21/4/2026) dengan suasana penuh kekhidmatan. Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang turut memberikan pesan kepada para jemaah sebelum keberangkatan.
Ketua KBIHU Hamzanwadi NWDI, Ustadz H. Mursyidin, menyampaikan bahwa para jemaah telah berkumpul sejak dini hari di Gedung Birrulwalidain NWDI Pancor. Dari lokasi tersebut, rombongan diberangkatkan menuju Masjid Agung Al-Mujahidin Selong untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah sekaligus mengikuti seremoni pelepasan resmi.
Setelah rangkaian kegiatan selesai, para jemaah melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Embarkasi Lombok guna menjalani masa persiapan akhir selama kurang lebih satu hari. Selanjutnya, pada Rabu dini hari (22/4/2026), jemaah diberangkatkan ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid untuk terbang menuju Madinah sesuai jadwal penerbangan pukul 03.00 Wita.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin mengingatkan para jemaah agar menjaga keikhlasan niat dalam beribadah serta menjunjung tinggi sikap saling tolong-menolong selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Ia juga berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
Selain itu, Bupati juga menitipkan harapan agar para jemaah turut mendoakan kemajuan daerah, baik dalam aspek pembangunan maupun kehidupan sosial keagamaan masyarakat Lombok Timur.
Pada musim haji tahun ini, Lombok Timur mengirimkan total 1.406 jemaah yang terbagi dalam lima kelompok terbang, terdiri dari tiga kloter penuh dan dua kloter gabungan. Kloter pertama sendiri berjumlah 387 orang dan menjadi rombongan pembuka dari Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji ke depan. Upaya tersebut mencakup rencana penyediaan fasilitas pendukung seperti kantor urusan haji serta langkah strategis untuk memperjuangkan penambahan kuota jemaah.
Keberangkatan kloter perdana ini menandai dimulainya perjalanan ibadah ribuan jemaah Lombok Timur, yang diharapkan dapat kembali dengan membawa nilai spiritual dan pengalaman yang memperkuat kehidupan religius di tengah masyarakat.(win)