Baznas RI Siap Kembangkan RSUD Lombok Timur Jadi Rumah Sehat untuk Warga Kurang Mampu

Table of Contents

RNN.com - 
Lombok Timur — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menerima kunjungan kerja Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Sodik Mudjahid, yang disambut langsung oleh Bupati Haerul Warisin bersama Sekretaris Daerah, Kamis (23/4/2026). Agenda ini menjadi langkah awal rencana pengembangan RSUD Lombok Timur menjadi Rumah Sehat Baznas.

Kunjungan dimulai dari peninjauan fasilitas RSUD Lombok Timur. Dalam kesempatan tersebut, pihak manajemen rumah sakit memaparkan kondisi terkini, termasuk statusnya sebagai rumah sakit tipe D dengan akreditasi paripurna. Sejumlah peralatan medis yang telah terpasang permanen juga menjadi perhatian, mengingat tidak dapat dipindahkan.

Setelah meninjau rumah sakit, rombongan Baznas RI melanjutkan agenda silaturahmi bersama tokoh agama dan masyarakat di Pendopo Bupati. Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin mengulas sejarah panjang pengelolaan zakat di Lombok Timur, termasuk lahirnya regulasi zakat daerah sejak 2002 hingga terbentuknya Bazda.

Ia juga menjelaskan bahwa rumah sakit tersebut memiliki nilai historis karena dibangun dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Fasilitas kesehatan yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Sakit Islam “Kita” itu didirikan pada 2017 dengan dukungan penuh dana umat, sementara perlengkapan medis dilengkapi melalui anggaran daerah.

Rencana pengalihan pengelolaan rumah sakit kepada Baznas RI diharapkan mampu mengembalikan fungsi awalnya sebagai layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Pemerintah daerah pun berharap adanya dukungan tambahan, terutama terkait kebutuhan alat kesehatan, mengingat sebagian fasilitas tidak dapat dipindahkan jika lokasi layanan berpindah.

Rencana relokasi layanan kesehatan ke wilayah Masbagik dinilai strategis untuk menjangkau masyarakat di sejumlah kecamatan sekitarnya. Dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 1,5 juta jiwa, kebutuhan akan fasilitas kesehatan dinilai semakin mendesak.

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan apresiasinya atas upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan masyarakat yang berhasil membangun rumah sakit berbasis dana zakat. Ia menilai hal tersebut sebagai contoh nyata kemandirian umat dalam membangun sektor kesehatan.

Baznas RI, lanjutnya, siap memperkuat pengembangan rumah sakit melalui kolaborasi lintas tingkat, baik pusat maupun daerah. Dukungan tidak hanya berupa fasilitas, tetapi juga penguatan sistem layanan agar lebih optimal dan berkelanjutan.

Selain itu, Baznas juga tengah mendorong perubahan pendekatan dalam pengelolaan zakat, dari sekadar bantuan sosial menjadi program yang lebih terstruktur di berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Sodik menegaskan bahwa potensi zakat di Indonesia masih sangat besar dan perlu dimaksimalkan melalui pengelolaan yang modern dan profesional. Ia optimistis, dengan sinergi yang kuat antara Baznas dan pemerintah daerah, manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.(win)

GJI