Paspor Perdana Terbit, Kantor Imigrasi Lombok Timur Resmi Beroperasi

Table of Contents

RNN.com
- Lombok Timur – Momentum penting terjadi di Kabupaten Lombok Timur pada Selasa (24/2/2026) dengan diterbitkannya paspor pertama oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Lombok Timur. Dokumen perjalanan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat melakukan kunjungan ke kantor imigrasi yang kini resmi melayani masyarakat.

Peresmian operasional kantor ini menjadi tonggak baru dalam peningkatan layanan publik di daerah. Bupati Haerul Warisin menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena kehadiran kantor imigrasi tersebut telah lama diupayakan sejak awal masa kepemimpinannya. Ia menilai keberadaan layanan keimigrasian di Lombok Timur akan memangkas jarak dan waktu masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi.

Menurutnya, fasilitas ini mencerminkan komitmen pemerintah menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan profesional. Terutama bagi masyarakat yang membutuhkan paspor, pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing, hingga layanan administratif keimigrasian lainnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Lombok Timur, Iqbal Rifai, menjelaskan bahwa penyerahan paspor pertama kepada Bupati menjadi simbol dimulainya pelayanan resmi kepada publik. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah sehingga kantor tersebut dapat berdiri dan beroperasi.

Iqbal menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang ramah, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Selain melayani permohonan paspor bagi warga negara Indonesia, kantor ini juga menangani pengajuan izin tinggal terbatas bagi warga negara asing.

Tak hanya itu, pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing juga menjadi bagian dari tugas kantor imigrasi ini. Wilayah kerjanya mencakup Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Utara.

Dengan beroperasinya Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Lombok Timur, diharapkan akses layanan keimigrasian bagi masyarakat semakin mudah serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mobilitas warga di wilayah tersebut.(win)

GJI