Bocah 4 Tahun Diduga Terseret Arus Parit di Depan SDN 1 Selong, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Table of Contents
RNN.com Lombok Timur – Seorang anak laki-laki berusia empat tahun dilaporkan hilang setelah diduga terbawa arus parit di depan SDN 1 Selong, yang berada di Jalan Pattimura, Lingkungan Seruni, Kelurahan Selong, Selasa (24/02/2026) pagi.

Anak tersebut diketahui bernama M. Azril Filah Busairi, warga setempat yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Insiden itu terjadi sekitar pukul 08.45 WITA, saat kondisi cuaca masih diguyur hujan.

Menurut informasi yang dihimpun, sebelum peristiwa terjadi korban sempat mendatangi rumah temannya yang berada di sekitar lingkungan yang sama untuk mengajak bermain hujan. Ajakan tersebut awalnya tidak diizinkan oleh orang tua temannya. Bahkan pintu rumah telah dikunci agar anak-anak tidak keluar mengingat kondisi cuaca kurang bersahabat.

Namun situasi berubah ketika tanpa sepengetahuan orang dewasa di rumah tersebut, kedua anak keluar melalui jendela. Tak lama berselang, korban disebut turun ke parit yang berada di depan sekolah dasar tersebut untuk bermain air. Beberapa saat kemudian, korban sudah tidak terlihat.

Orang tua korban yang menerima kabar tersebut langsung bergegas menuju lokasi dan bersama warga sekitar melakukan penyisiran sepanjang aliran parit di Jalan Pattimura hingga menuju simpang empat TPU Selong. Upaya pencarian dilakukan secara manual dengan menyusuri arus air yang cukup deras.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian. Personel Polsek Selong bersama tim SAR Lombok Timur turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pencarian. Kondisi arus air yang cukup besar akibat hujan dan angin kencang sebelumnya menjadi tantangan tersendiri dalam operasi tersebut.

Aparat menduga korban kemungkinan terbawa arus hingga ke arah wilayah Kelayu. Untuk itu, petugas di wilayah Kelayu Selatan dan Kelayu Jorong turut diminta berkoordinasi dan mengimbau masyarakat agar memantau aliran parit yang mengarah ke kawasan tersebut.

Hingga laporan ini disusun, tim gabungan bersama masyarakat masih melakukan pencarian secara intensif dengan harapan korban segera ditemukan.(win)

GJI