SPAM Pantai Selatan Mulai Beroperasi, PDAM Lombok Timur Fokus Edukasi dan Keberlanjutan Layanan Air Bersih
RNN.com - Lombok Timur - Akses air bersih bagi masyarakat Lombok Timur bagian selatan memasuki babak baru. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan yang dibangun pemerintah daerah kini telah rampung dan bersiap diserahkan kepada PDAM Lombok Timur untuk dioperasikan secara penuh.
Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, S.Kep, menyatakan bahwa infrastruktur utama SPAM telah selesai dibangun, mulai dari reservoir hingga jaringan distribusi utama. Dalam waktu dekat, kontraktor akan menyerahkan hasil pekerjaan kepada pemerintah daerah, sebelum akhirnya dikelola oleh PDAM sebagai operator layanan air bersih, Jumat (09/01/2025).
Ia menjelaskan, keberadaan SPAM Pantai Selatan akan memberikan dampak besar, terutama bagi kawasan yang selama ini mengalami krisis air. Sebelum adanya sistem ini, kebutuhan air bersih di wilayah selatan harus dipenuhi dengan biaya tinggi, termasuk bagi sektor usaha seperti perhotelan. Dengan beroperasinya SPAM, beban tersebut diharapkan dapat ditekan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Saat ini, pemerintah daerah telah menganggarkan ribuan sambungan rumah untuk masyarakat di wilayah selatan. Sambungan tersebut dipasang berdasarkan usulan desa dan dibiayai melalui program pemerintah. Namun PDAM menegaskan bahwa tidak semua pemasangan sambungan air bersifat gratis. Untuk sambungan baru di luar program pemerintah, masyarakat tetap dikenakan biaya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ini yang perlu dipahami bersama. Air bersih memang kebutuhan dasar, tetapi operasional dan perawatan jaringan memerlukan biaya. PDAM bertugas melayani, namun juga harus menjaga keberlanjutan sistem,” ujarnya.
Sebagai bagian dari persiapan operasional, PDAM Lombok Timur bersama Dinas PUPR melakukan pengecekan lapangan secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jaringan yang telah dibangun benar-benar berfungsi dan air mengalir ke pelanggan sebelum dilakukan serah terima resmi.
Uji coba distribusi air telah dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Ekas dan Lendang Terak. Di kawasan Kampung Nelayan, PDAM juga telah memasang water meter berkapasitas besar sebagai sampel. Hasil pengujian menunjukkan air mengalir dengan baik dan tekanan dinilai mencukupi, bahkan lebih stabil dibandingkan beberapa wilayah perkotaan.
PDAM Lombok Timur menilai tantangan ke depan bukan hanya soal teknis, tetapi juga sosialisasi kepada masyarakat. Edukasi mengenai aturan layanan, biaya sambungan, dan tanggung jawab pelanggan menjadi fokus agar tidak muncul kesalahpahaman di kemudian hari.
Melalui pengelolaan SPAM Pantai Selatan, PDAM berharap kebutuhan air bersih masyarakat selatan Lombok Timur yang telah lama dinantikan dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Pemerintah daerah dan PDAM optimistis, sistem ini akan menjadi fondasi penting bagi peningkatan pelayanan dasar dan pertumbuhan wilayah pesisir selatan Lombok Timur.(win)
