Puting Beliung Rusak Permukiman Warga di Sakra Timur, Polisi dan Warga Gotong Royong

Table of Contents

RNN.com
Lombok Timur — Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Lombok Timur. Angin puting beliung menerjang permukiman warga di Dusun Kuangwai, Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, pada Sabtu (10/1/2026). Terjangan angin kencang tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang terlepas dan berserakan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WITA dan sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Tak berselang lama, personel Polsek Sakra Timur langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu penanganan awal pascabencana.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, A.KP Nikolas Osman, menjelaskan bahwa aparat kepolisian bersama Bhabinkamtibmas Desa Menceh, kepala dusun, dan warga setempat bergerak cepat membersihkan material bangunan yang rusak. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi bahaya lanjutan akibat puing-puing yang berserakan.

“Petugas di lapangan fokus membantu warga mengevakuasi sisa atap rumah yang rusak dan memastikan lingkungan aman agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Di lokasi kejadian, Bhabinkamtibmas Desa Menceh AIPDA Hendro Wardana terlihat terlibat langsung dalam proses pembersihan bersama warga. Material seperti asbes dan genteng dipindahkan dari area rumah dan jalan lingkungan agar tidak membahayakan penghuni sekitar.

Pihak kepolisian memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini, pendataan masih dilakukan untuk mengetahui jumlah rumah terdampak serta estimasi kerugian materiil yang dialami warga.

Nikolas juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi. “Kami mengingatkan warga agar berhati-hati dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” katanya.

Hingga sore hari, situasi di Dusun Kuangwai dilaporkan mulai terkendali. Aparat kepolisian bersama perangkat desa masih berada di lokasi guna memantau perkembangan dan memastikan keamanan warga pascakejadian.(win)

DINAS-PETERNAKAN-DAN-KESEHATAM-20250218-194449-0000
GJI