PPPK Lombok Timur Berpeluang Duduki Jabatan Strategis, Bupati Buka Akses Kepala Sekolah hingga Kepala Puskesmas
RNN.com - Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur membuka babak baru dalam pengembangan karier Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin atau H. Iron, menegaskan komitmennya untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi PPPK menduduki posisi strategis di lingkungan pemerintahan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati H. Iron saat menghadiri agenda perpanjangan Surat Keputusan (SK) PPPK pada Kamis (8/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa PPPK tidak lagi dipandang sebagai tenaga pelengkap, melainkan bagian integral dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki hak pengembangan karier yang setara.
Menurut H. Iron, kebijakan ini menjadi dasar bagi Pemkab Lombok Timur untuk membuka peluang PPPK mengisi jabatan Kepala Sekolah. Bahkan, pemerintah daerah tengah melangkah lebih jauh dengan mengusulkan agar PPPK juga dapat menduduki jabatan Kepala Puskesmas. Usulan tersebut, kata dia, sudah diajukan melalui mekanisme resmi dan kini dalam tahap proses.
“PPPK tidak hanya kami pastikan perpanjangan kontraknya, tetapi juga kami siapkan jalur kariernya. Kepala sekolah sudah bisa, dan untuk Kepala Puskesmas sedang kami perjuangkan melalui usulan resmi,” ujarnya.
Di balik kabar positif tersebut, Bupati juga menyampaikan pesan tegas kepada para tenaga pendidik. Ia menyoroti masih adanya guru yang kesulitan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. H. Iron bahkan membagikan pengalamannya saat didatangi seorang guru yang mengajukan permohonan pensiun dini karena merasa tidak mampu mengikuti tuntutan digitalisasi.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi di tengah dunia pendidikan yang terus bergerak maju. Ia meminta para guru untuk terus meningkatkan kompetensi, khususnya di bidang teknologi informasi, agar tidak tertinggal dari peserta didik yang semakin akrab dengan dunia digital.
“Guru harus terus belajar. Jangan sampai wibawa di kelas menurun hanya karena kalah cepat dengan murid dalam urusan teknologi,” pesannya.
Suasana kegiatan berlangsung santai ketika Bupati juga menyelipkan candaan terkait peluang politik. Ia menyebut PPPK pun memiliki kesempatan terjun ke dunia politik, termasuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2029, dengan catatan harus melepaskan status ASN.
Menutup arahannya, H. Iron menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Ia menilai keramahan dan sikap humanis tenaga medis menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung proses penyembuhan pasien.
“Pelayanan yang baik dimulai dari sikap. Senyum dan keramahan itu bagian dari ikhtiar kita melayani masyarakat,” pungkasnya.(win)
