Pemkab Lombok Timur Perkuat Kolaborasi Perluasan JKN, Targetkan Cakupan Hampir Menyeluruh
RNN.com - Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan keseriusannya dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui penguatan kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan sejumlah mitra strategis. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan rencana kerja, skema berbagi iuran tahun 2026, serta perjanjian kerja sama lintas lembaga yang digelar di Rupatama I Kantor Bupati Lombok Timur, Senin (15/12/2025).
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan bahwa perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan berkelanjutan. Ia mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, khususnya Baznas Lombok Timur yang berkomitmen membantu pembiayaan kepesertaan JKN bagi ribuan warga kurang mampu.
Menurut Bupati, tantangan ke depan tidak hanya terletak pada peningkatan jumlah peserta, tetapi juga pada keberlangsungan keaktifan kepesertaan dan mutu pelayanan kesehatan. Ia meminta perangkat daerah terkait, terutama Dinas Sosial, agar memastikan validitas data penerima bantuan sehingga skema pembiayaan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lombok Timur, Elly Widiani, menyampaikan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah menunjukkan hasil yang signifikan. Ia memproyeksikan kepesertaan JKN di Lombok Timur pada akhir 2025 mendekati cakupan semesta, dengan tingkat keaktifan peserta yang stabil. Capaian tersebut dinilai membuka peluang besar bagi Lombok Timur untuk meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC).
Elly juga mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, kontribusi iuran dari peserta aktif mencapai ratusan miliar rupiah, sementara realisasi pembayaran klaim kesehatan jauh lebih besar. Hal ini, menurutnya, mencerminkan besarnya manfaat JKN yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Memasuki tahun 2026, BPJS Kesehatan bersama Pemkab Lombok Timur akan fokus menjaga keaktifan peserta di atas ambang minimal nasional, memastikan kecukupan anggaran, serta mendorong peningkatan kualitas layanan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah pemanfaatan data sosial ekonomi warga secara lebih akurat sebagai dasar penentuan penerima bantuan iuran.
Selain kerja sama antara Pemkab Lombok Timur dan BPJS Kesehatan, penandatanganan perjanjian juga dilakukan bersama Baznas Lombok Timur serta sejumlah rumah sakit swasta dan ibu-anak. Kesepakatan ini mengatur mekanisme pendaftaran peserta JKN melalui skema gotong royong pembiayaan iuran yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Skema tersebut diharapkan mampu memperluas akses JKN bagi kelompok rentan dan tidak mampu, sekaligus memperkuat keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional di daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, jajaran asisten, staf khusus bupati, para kepala organisasi perangkat daerah, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan dukungan kolektif pemerintah daerah dalam mempercepat terwujudnya perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh warga Lombok Timur.(win)

