Wakil Bupati Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan pada Peringatan HUT ke-83 MSDI

Table of Contents

RNN.com
- Lombok Timur – Madrasah Sa’adah Diniyah Islamiyah (MSDI) merayakan hari jadinya yang ke-83 pada Minggu (9/11/2025) dengan menggelar tasyakuran dan sejumlah rangkaian acara yang berlangsung di halaman madrasah. Perayaan ini turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya.

Rangkaian kegiatan diwarnai berbagai penampilan dari para santri, seperti hadroh, tarian, dan musik gambus. Selain itu, panitia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang telah digelar sebelumnya. Usai kegiatan seremonial, acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan fasilitas baru di lingkungan madrasah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa usia ke-83 MSDI menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar madrasah untuk terus menjaga nilai kebersamaan dan komitmen dalam dunia pendidikan. Ia mengaitkan momen ini dengan beberapa peringatan besar nasional yang baru saja diperingati, seperti Hari Santri, Hultah Pondok Pesantren, dan Hari Pahlawan.

Ia menegaskan bahwa perjuangan para ulama turut memberikan andil besar dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa. Salah satunya ialah Pendiri NWDI, Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yang telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional.

Terkait arah pembangunan pendidikan, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas lembaga pendidikan berbasis pesantren seiring berkembangnya tantangan dan kebutuhan zaman. Ia menyinggung harapan agar pemerintah pusat memberikan porsi anggaran yang lebih besar bagi pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, terutama bagi pesantren dan madrasah.

Selain itu, ia memaparkan beberapa program unggulan Kementerian Pendidikan yang saat ini sedang berjalan, seperti Sekolah Rakyat (SR) dan Sekolah Garuda, yang dirancang untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing global melalui sistem pendidikan berasrama.

“Semoga semangat peringatan ini menjadi energi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat persatuan dalam membangun madrasah,” ujarnya menutup sambutan.

Ketua Panitia, Ustad Fathoni, dalam laporannya menyebutkan bahwa MSDI kini telah menaungi lima madrasah. Perayaan tahun ini mengusung tema: “Dengan Semangat Hultah Kita Mantapkan Semangat Fastabiqul Khairat untuk Terus Memperkokoh Nilai Kebersamaan, Kemandirian, Memberikan Kontribusi Nyata Ponpes Dalam Membangun Peradaban Umat.”

Beragam kegiatan digelar menyambut hari jadi ini, termasuk Hiziban Akbar, jalan sehat, santunan anak yatim, serta perlombaan seperti mewarnai, tahfiz Al-Qur’an, dan pidato bahasa Inggris maupun Sasak.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Hamzanwadi, Jamaludin, menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi berakhlak sekaligus mampu menjawab tantangan masa depan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan pendidikan yang aman, berbudaya hormat kepada guru, serta bebas dari tindakan yang merugikan santri.

“Semoga pesantren semakin maju, solid dan terus memberikan kontribusi nyata bagi umat,” ungkap Jamaludin.

Acara kemudian ditutup dengan pengajian umum oleh TGH. Abdul Fattah. Sejumlah tokoh hadir dalam kesempatan tersebut, termasuk Forkopimda, pengurus besar NWDI, perwakilan Kementerian Agama, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.(win)

GJI