62 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Mulai Beroperasi di Lombok Timur, Target 159 Unit
RNN.com - Lombok Timur — Implementasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menunjukkan progres. Dari total rencana 159 dapur, hingga kini baru 62 unit yang berhasil direalisasikan dan sudah tersebar di 21 kecamatan.
Koordinator Wilayah MBG Lombok Timur, Agamawan, menjelaskan bahwa keterbatasan tenaga ahli gizi menjadi faktor utama lambatnya penyelesaian pembangunan dapur. “Setiap dapur wajib didampingi ahli gizi agar kualitas makanan sesuai standar. Namun, ketersediaan tenaga gizi masih kurang sehingga target belum bisa terpenuhi seluruhnya,” jelasnya, Senin (15/9/2025).
Para ahli gizi yang bertugas direkrut melalui Badan Gizi Nasional (BGN). Keberadaan mereka, lanjut Agamawan, sangat vital karena memastikan asupan makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar memenuhi kebutuhan gizi seimbang.
Selain itu, ia menambahkan bahwa mitra penyelenggara MBG di masing-masing dapur berbeda-beda sehingga menu yang disajikan pun bervariasi. Meski demikian, penggunaan bahan pangan lokal tetap menjadi prioritas. “Siklus menu biasanya diulang dua kali seminggu. Kadang ada permintaan khusus dari anak-anak, tapi tetap harus sesuai standar gizi,” ujarnya.
Di sisi lain, para pekerja dapur juga mendapat perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Hingga kini, tercatat 15 hingga 16 dapur sudah mendaftarkan para pekerjanya ke program tersebut. “Setiap dapur rata-rata mempekerjakan sekitar 47 orang, termasuk ahli gizi, yang direkrut langsung oleh mitra pelaksana,” terang Agamawan.
Dengan progres yang sudah berjalan, pihak penyelenggara menargetkan pembangunan seluruh dapur dapat segera rampung agar lebih banyak siswa di Lombok Timur dapat merasakan manfaat program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto.(win)
