Pemkab Lombok Timur Gandeng GOW Sosialisasikan Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan

Table of Contents

RNN.com
Lombok Timur  - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat upaya perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja melalui sinergi dengan organisasi masyarakat, khususnya organisasi perempuan. Hal itu terlihat dalam pertemuan rutin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Lombok Timur yang dirangkai dengan kegiatan sosialisasi pentingnya kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, Kamis (07/08/2025).

Acara yang digelar di Ruang Rapat Utama I (Rupatama) Kantor Bupati Lombok Timur ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Dalam sambutannya, Wabup menegaskan pentingnya peran aktif organisasi wanita sebagai jembatan informasi dan edukasi di tengah masyarakat, termasuk dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Ibu-ibu GOW ini bukan hanya aktif dalam kegiatan sosial, tapi juga berperan sebagai agen perubahan yang bisa menjangkau lapisan masyarakat hingga ke pelosok dusun. Kami harapkan informasi terkait BPJS Ketenagakerjaan juga bisa disebarluaskan melalui jaringan ini,” ujarnya.

Wabup menjelaskan, jaminan sosial bukan sekadar kewajiban administrasi, melainkan bentuk perlindungan nyata bagi pekerja dan keluarganya dari risiko-risiko yang mengancam, seperti kecelakaan kerja, sakit berkepanjangan, usia pensiun, hingga kematian. Kesadaran akan pentingnya menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, menurutnya, merupakan langkah krusial untuk menciptakan kehidupan kerja yang lebih sejahtera dan aman.

Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur. Ia memaparkan berbagai program perlindungan sosial yang tersedia, antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kematian (JKM), serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Sebagai bukti konkret manfaat keikutsertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada 14 ahli waris peserta yang telah wafat. Total nilai santunan yang diserahkan mencapai Rp 596 juta.

“Ini adalah bentuk nyata bagaimana program BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk melindungi keluarga yang ditinggalkan. Semoga ini juga menjadi pemantik kesadaran masyarakat untuk segera mendaftarkan diri atau karyawannya dalam program ini,” ujar Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua GOW Lombok Timur serta perwakilan dari 28 organisasi wanita yang tergabung di dalamnya. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan komitmen kuat kalangan perempuan dalam mendukung agenda pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja di daerah.

Dengan dukungan penuh dari GOW, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap penyebaran informasi mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan semakin meluas dan mendorong peningkatan kepesertaan di kalangan masyarakat pekerja, baik formal maupun informal.(win)

GJI