Muharram Expo 2025 Jadi Ajang Kebangkitan UMKM Lombok Timur

Table of Contents


RNN.com
- Lombok Timur — Muharram Expo 2025 yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah membawa angin segar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Pemerintah Daerah terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.

Puluhan pelaku UMKM turut ambil bagian dalam event tersebut dengan memamerkan berbagai produk lokal unggulan. Stan-stan yang dipenuhi oleh pengunjung menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk hasil karya putra-putri daerah.

Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro pada Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Timur, Hirsan, S.AP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang secara khusus menyasar UMKM. “Ini adalah bentuk kepedulian Pemda Lotim terhadap pelaku usaha kecil. Mereka tidak hanya diberikan tempat, tetapi juga ruang untuk berkreasi sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan pada 2 Juli 2025.

Hirsan menambahkan, para pelaku UMKM yang terlibat dalam expo tersebut mengaku mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan. Beberapa di antaranya mampu meraup keuntungan harian hingga di atas satu juta rupiah.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Koperasi menggandeng panitia lokal dan diberikan kewenangan penuh dalam pengaturan teknis UMKM yang ikut serta. “UMKM memang kami berikan porsi lebih agar bisa berkembang dan menunjukkan potensinya secara maksimal,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa Muharram Expo bukan sekadar acara seremonial tahunan, melainkan sebuah momen strategis untuk memperkuat sektor ekonomi kerakyatan. “Kegiatan ini selaras dengan visi kepemimpinan H. Haerul Warisin dan H. Moh. Edwin Hadiwijaya yang mengusung jargon ‘Smart’ dan berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat,” pungkas Hirsan.

Muharram Expo 2025 pun diharapkan menjadi titik tolak kebangkitan UMKM Lombok Timur agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, sekaligus memperkuat identitas ekonomi lokal berbasis kearifan dan potensi daerah.(win)

DINAS-PETERNAKAN-DAN-KESEHATAM-20250218-194449-0000