Bupati Lombok Timur Hadiri Harlah dan Haul Pendiri Ponpes Al-Ijtihad, Wacanakan Usulan Gelar Pahlawan

Table of Contents

RNN.com
Lombok Timur — Suasana khidmat menyelimuti peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-38 sekaligus Haul pendiri Yayasan Al-Ijtihad Al-Mahsuni yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Al-Mahsuni, Desa Danger, Kecamatan Masbagik, Kamis (31/7). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin.

Dalam sambutannya, Bupati Warisin menyampaikan bahwa momentum tersebut bukan sekadar perayaan usia yayasan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap warisan perjuangan Tuan Guru H. Mahsun. Ia menegaskan niatnya untuk mengusulkan nama TGH. Mahsun sebagai pahlawan kemerdekaan nasional.

"Peran besar almarhum dalam membina umat dan membangun peradaban layak mendapatkan pengakuan sebagai pahlawan nasional. Untuk itu saya berharap dukungan penuh dari keluarga besar pondok pesantren serta jajaran Nahdlatul Ulama," ungkapnya.

Bupati juga memberikan apresiasi tinggi terhadap keberlangsungan Ponpes Al-Ijtihad yang telah menapaki usia hampir empat dekade. Menurutnya, ketangguhan lembaga ini terlihat dari konsistensinya dalam mendidik ribuan santri, di tengah tantangan zaman yang tidak ringan.

"Jumlah santri yang mencapai ribuan adalah bukti nyata kepercayaan masyarakat. Pemerintah tentu akan memberikan perhatian khusus terhadap eksistensi pondok pesantren ini ke depannya," ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi NTB, unsur Forkopimda Lombok Timur, Forkopimcam Masbagik, para pengurus NU tingkat cabang, tokoh agama, masyarakat, serta santri dan santriwati. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan sinergi dan kekuatan kebersamaan dalam memajukan pendidikan dan nilai-nilai keislaman di daerah.(win)

DINAS-PETERNAKAN-DAN-KESEHATAM-20250218-194449-0000