Bupati Lotim Siapkan Perombakan Pejabat, Puluhan Jabatan Akan Berganti

Table of Contents

RNN.com
Lombok Timur – Dalam waktu dekat, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, bersama Wakilnya, H. Edwin Hadiwijaya, akan melakukan perombakan besar-besaran dalam jajaran pemerintahan daerah. Rencana mutasi ini telah dikonfirmasi langsung oleh Bupati, yang meminta para pejabat tetap tenang dan tidak khawatir menghadapi perubahan yang akan datang.

"Mutasi adalah hal yang wajar dalam pemerintahan. Kami akan segera melakukan perombakan komposisi pejabat, dan saya tekankan agar para pejabat yang saat ini menjabat tidak perlu merasa resah," ujar Bupati kepada Aksara NTB, Senin, 3 Maret 2025.

Dari informasi yang dihimpun, diperkirakan hampir ratusan pejabat akan dilantik dalam waktu dekat. Pergantian ini bertujuan untuk mengisi posisi yang kosong maupun menggantikan pejabat yang saat ini masih berstatus pelaksana tugas (Plt) di berbagai tingkat, mulai dari eselon empat, eselon tiga, hingga eselon dua.

Langkah ini menjadi perombakan pertama yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati setelah resmi menjabat untuk periode 2025-2030. Setelah menjalani retreat di Magelang, keduanya kini siap menyusun struktur pemerintahan yang lebih solid untuk mendukung visi pembangunan daerah.

Menurut H. Haerul Warisin, atau yang akrab disapa H. Iron, proses mutasi akan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika pemerintahan yang harus diterima dengan lapang dada oleh setiap Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Mutasi akan kami laksanakan dalam waktu dekat. Apakah itu dilakukan saat Ramadan atau setelahnya, itu masih menjadi rahasia. Jadi, harap bersabar dan menunggu," ungkapnya.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya menegaskan bahwa mereka telah menyusun peta jabatan sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Perombakan ini bertujuan untuk memperkuat roda pemerintahan dan mendukung program strategis Lombok Timur menuju konsep Lotim SMART selama lima tahun ke depan.

"Kami sudah memetakan siapa saja yang akan menduduki posisi strategis. Tentunya, mereka yang terpilih adalah orang-orang yang sesuai dengan bidangnya dan dapat bekerja maksimal," jelas Wakil Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dalam pemerintahan. Setiap periode kepemimpinan memiliki kebijakan masing-masing dalam menentukan susunan pejabat, sehingga tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan.

"Pejabat yang sekarang menjabat pun berasal dari keputusan bupati dan wakil bupati sebelumnya. Jadi, jika kami melakukan perombakan, itu adalah hal yang lumrah dalam pemerintahan," tandasnya.

Dengan perombakan kabinet yang akan segera dilakukan, para pejabat di lingkungan Pemkab Lombok Timur diminta untuk tetap fokus menjalankan tugas mereka. Pemerintah daerah menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

(win)

DINAS-PETERNAKAN-DAN-KESEHATAM-20250218-194449-0000
GJI